Pertanyaan Umum (FAQ)

Ada pertanyaan? Temukan jawabannya di sini!

Apa saja persyaratan akuntan publik untuk audit laporan keuangan SBU dan bagaimana jika ditolak LPJK?

4.8 (132 ulasan)
Diverifikasi
Khotima - Expert Consultant - SBU & SKK
Khotima

Expert Consultant - SBU & SKK

  • Terverifikasi

Audit laporan keuangan untuk SBU memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh Kantor Akuntan Publik (KAP):

  • KAP harus terdaftar di Kementerian Keuangan dan OJK
  • Memiliki izin audit yang masih berlaku dan tidak dalam sanksi
  • Minimal memiliki satu partner dengan sertifikasi CPA Indonesia
  • Memiliki pengalaman mengaudit perusahaan konstruksi (khusus untuk SBU kualifikasi besar)
  • Melakukan audit sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)

Laporan keuangan audit sering ditolak LPJK karena:

  1. Format laporan tidak sesuai standar LPJK
  2. Opini audit tidak sesuai dengan persyaratan kualifikasi
  3. Rasio keuangan tidak memenuhi persyaratan minimal
  4. Ada ketidakkonsistenan dalam pengungkapan aset dan modal
  5. KAP tidak memenuhi syarat atau sedang dalam sanksi

Jika laporan audit ditolak, perusahaan harus:

  • Meminta klarifikasi detail alasan penolakan dari LPJK
  • Melakukan perbaikan sesuai hasil klarifikasi
  • Mengajukan audit ulang jika diperlukan
  • Mengajukan banding jika merasa penolakan tidak beralasan

Match.co.id bermitra dengan Kantor Akuntan Publik Teregistrasi LPJK yang memahami persyaratan spesifik untuk laporan keuangan SBU. Layanan Audit Keuangan SBU-Ready kami memastikan laporan audit yang dihasilkan 100% diterima LPJK dengan garansi perbaikan gratis jika terjadi penolakan.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Feedback Anda membantu kami meningkatkan kualitas konten

93 dari 132 orang merasa artikel ini bermanfaat

Pertanyaan Terkait Lainnya

Sertifikasi ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) tidak wajib untuk semua permohonan SBU, namun menjadi persyaratan penting untuk:Perusahaan dengan kualifikasi Besar (B1 & B2)Perusahaan yang berencana mengikuti tender proyek pemerintah bernilai besarPerusahaan dengan proyek yang didanai lembag...

Banyak profesional konstruksi bingung memilih antara Sertifikat BNSP dan SKA (Sertifikat Keahlian) karena keduanya tampak serupa. Perbedaan krusial yang perlu dipahami:Sertifikat BNSP - Berbasis SKKNI, diakui lintas industri, dan ideal untuk posisi manajerial & konsultanSKA - Spesifik konstruksi, wa...

Kegagalan dalam audit SBU bisa berdampak serius pada kelangsungan bisnis konstruksi. Berdasarkan data LPJK, penyebab utama kegagalan audit SBU adalah:Ketidaksesuaian antara dokumen dan kondisi faktual (37%) – terutama pada peralatan dan tenaga ahliTenaga ahli fiktif atau tidak aktif (28%) – tena...

Kualifikasi usaha dalam SBU Konstruksi terbagi menjadi tiga kategori utama dengan perbedaan signifikan yang mempengaruhi jenis proyek yang dapat diambil:KualifikasiSub-KualifikasiBatas Nilai ProyekModal Disetor MinimalKecilK1, K2, K3Hingga Rp2,5 miliarRp50 juta - Rp500 jutaMenengahM1, M2Hingga Rp50 ...

Proses SBU yang standar membutuhkan 30-45 hari, namun dengan pendekatan terstruktur, timeline dapat dipercepat menjadi 14 hari kerja:Pre-Submission Document Validation menggunakan checklist terverifikasi LPJK terbaruParallel Processing antara verifikasi administrasi, teknis, dan keuanganExpert-Assis...

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Tim konsultan ahli kami siap membantu Anda dengan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Konsultasi GRATIS | Respon Cepat | Solusi Terpercaya

Artikel Terkait

Baca juga artikel lainnya untuk informasi lebih lengkap

Layanan Sertifikasi dan Perizinan Terpercaya

Pastikan Perusahaan Anda Selalu Siap Tender!

Kami membantu perusahaan Anda memenuhi standar perizinan di semua bidang usaha. Serahkan pada tim ahli kami — cepat, legal, dan tanpa ribet.

500+ Perusahaan

Telah Mempercayai Kami