Pertanyaan Umum (FAQ)

Ada pertanyaan? Temukan jawabannya di sini!

Apa perbedaan antara SKK Konstruksi dengan SKA/SKT dan bagaimana cara mendapatkannya dengan cepat?

4.8 (132 ulasan)
Diverifikasi
Khotima - Expert Consultant - SBU & SKK
Khotima

Expert Consultant - SBU & SKK

  • Terverifikasi

SKK Konstruksi (Sertifikat Kompetensi Kerja) adalah istilah umum yang mencakup dua jenis sertifikasi utama - SKA dan SKT, dengan perbedaan penting:

AspekSKK KonstruksiSKASKT
DefinisiNama umum untuk sertifikat kompetensi di bidang konstruksiSertifikat Keahlian untuk tenaga ahliSertifikat Keterampilan untuk tenaga terampil
PenerbitLPJK melalui LSPLPJK melalui LSP KeahlianLPJK melalui LSP Keterampilan
TargetSeluruh tenaga kerja konstruksiInsinyur, arsitek, dll.Mandor, tukang, dll.

Cara mendapatkan SKK Konstruksi dengan proses cepat:

  1. Jalur Portofolio (tercepat, 7-14 hari kerja):
    • Kumpulkan bukti pengalaman kerja yang relevan
    • Siapkan ijazah pendidikan terkait
    • Lengkapi dokumentasi proyek yang pernah ditangani
  2. Jalur Uji Kompetensi (14-30 hari kerja):
    • Ikuti pelatihan persiapan uji kompetensi
    • Lakukan asesmen mandiri
    • Jalani tes tertulis dan praktik
  3. Jalur Pembelajaran (30-90 hari kerja):
    • Ikuti program pelatihan bersertifikat
    • Selesaikan magang terstruktur
    • Jalani uji kompetensi di akhir program

Match.co.id menyediakan Paket Fast-Track SKK Konstruksi yang mencakup:

  • Asesmen Pra-Sertifikasi untuk menentukan jalur tercepat
  • Pendampingan Penyusunan Portofolio dengan template siap pakai
  • Pelatihan Intensif Pra-Uji dengan tingkat kelulusan 95%
  • Koordinasi Langsung dengan LSP untuk percepatan proses
  • Garansi Kelulusan atau gratis mengulang

Dengan layanan ini, proses yang biasanya memakan waktu 1-3 bulan dapat dipersingkat menjadi 7-14 hari kerja dengan tingkat keberhasilan 98%.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Feedback Anda membantu kami meningkatkan kualitas konten

93 dari 132 orang merasa artikel ini bermanfaat

Pertanyaan Terkait Lainnya

Audit laporan keuangan untuk SBU memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh Kantor Akuntan Publik (KAP):KAP harus terdaftar di Kementerian Keuangan dan OJKMemiliki izin audit yang masih berlaku dan tidak dalam sanksiMinimal memiliki satu partner dengan sertifikasi CPA IndonesiaMemiliki pen...

PMA sering menghadapi penolakan SBU karena struktur kepemilikan saham yang tidak memenuhi persyaratan (minimal 67% WNI untuk proyek APBN/APBD). Berdasarkan penanganan 80+ kasus serupa, solusi terbaik adalah:Special Purpose Vehicle (SPV) - Pembentukan entitas lokal terpisah dengan struktur kepemilika...

Dokumen pengalaman perusahaan yang tidak lengkap adalah kendala serius yang dialami 65% perusahaan saat mengajukan SBU. Berdasarkan penanganan 300+ kasus serupa, solusi efektif meliputi:Rekonstruksi Dokumen Legal - Membangun kembali dokumen SPK/kontrak dari referensi sekunderAlternative Evidence Com...

Memastikan loyalitas tenaga ahli tetap pada SBU merupakan tantangan serius karena adanya praktik "tenaga ahli siluman" yang dapat berujung pada sanksi berat bagi perusahaan. Berikut cara efektif memastikan kepatuhan:Risiko tenaga ahli bekerja di tempat lain:Pencabutan SBU dan masuk daftar hitam LPJK...

SPSE 4.5 menerapkan verifikasi otomatis terhadap SBU dan SKA yang menyebabkan banyak perusahaan terdiskualifikasi secara teknis meski dokumen valid. Berdasarkan analisis 1,200+ tender, strategi penyiasatan yang efektif meliputi:Verifikasi sinkronisasi data LPJK-LKPP minimal 14 hari sebelum tenderPem...

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Tim konsultan ahli kami siap membantu Anda dengan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Konsultasi GRATIS | Respon Cepat | Solusi Terpercaya

Artikel Terkait

Baca juga artikel lainnya untuk informasi lebih lengkap

Layanan Sertifikasi dan Perizinan Terpercaya

Pastikan Perusahaan Anda Selalu Siap Tender!

Kami membantu perusahaan Anda memenuhi standar perizinan di semua bidang usaha. Serahkan pada tim ahli kami — cepat, legal, dan tanpa ribet.

500+ Perusahaan

Telah Mempercayai Kami