Motor dan Helm Hilang di Parkiran ? Anda Bisa Tuntut Pengelola Parkir Sesuai Undang-Undang

Masalah helm dan kendaraan hilang di parkiran memang sering kita jumpai ya, padahal tak jarang tempat parkir tersebut bahkan dikelola dan dijaga oleh juru parkir. Dalam praktik, memang umum ditemui pengelola parkir yang memasang tulisan ”kehilangan barang bukan menjadi tanggung jawab pengelola parkir” di lokasi parkir sebagai bentuk pengalihan tanggung jawabnya atas kendaraan yang hilang atau barang yang hilang dalam kendaraan.

undang-undang parkir
credit : https://riaurealita.com/mobile/detailberita/3246/lupa-cabut-kunci-kontak-sepeda-motor-nur-hilang-di-parkir-gedung-puri-cendana

Jika hal tersebut terjadi, biasanya kita bingung dan hanya bisa menanyakan ke juru parkir kemana helm kita tanpa tahu harus meminta tanggung jawab siapa. Padahal, sebenarnya kita dapat menuntut pengelola parkir untuk mengganti rugi atas kehilangan barang kita di tempat parkir.

Tempat parkir berdasarkan Putusan MA No. 3416/Pdt/1985, merupakan perjanjian penitipan barang.

Undang-Undang Tentang Perparkiran

Dalam hal hilangnya kendaraan milik konsumen, pemilik tempat parkir tidak bisa melepaskan tanggung jawab begitu saja. Pemilik tempat parkir dapat digugat secara perdata karena Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan

Pasal 1365, 1366, dan 1367 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”).

Pasal 1365

Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.

Pasal 1366

Setiap orang bertanggung jawab, bukan hanya atas kerugian yang disebabkan perbuatan-perbuatan, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan kelalaian atau kesembronoannya.

Pasal 1367

Seseorang tidak hanya bertanggung jawab, atas kerugian yang disebabkan perbuatannya sendiri, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan perbuatan-perbuatan orang-orang yang menjadi tanggungannya atau disebabkan barang-barang yang berada di bawah pengawasannya.

helm
credit : https://edorusyanto.wordpress.com/2011/09/23/model-helm-parkir/

Selain itu, helm juga dapat dikatakan sebagai benda yang “menempel” pada motor. Oleh karena itu, hilangnya barang milik konsumen menjadi tanggung jawab pengusaha parkir.

Senada dengan Pasal 1706 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”) yang mengatakan:

“Penerima titipan wajib memelihara barang titipan itu dengan sebaik-baiknya seperti memelihara barang-barang kepunyaan sendiri.”

Selain itu dalam Pasal 1367 KUHPer disebutkan bahwa:

“Seseorang tidak hanya bertanggung jawab, atas kerugian yang disebabkan perbuatannya sendiri, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan perbuatan-perbuatan orang-orang yang menjadi tanggungannya atau disebabkan barang-barang yang berada di bawah pengawasannya.”

Umumnya, pemilik kendaraan atau pengguna jasa tempat parkir lebih mengutamakan untuk memperoleh ganti kerugian atas kerugian yang dialaminya, yakni hilangnya kendaraannya. Jadi, pemilik atau pengelola tempat parkir harus bertanggung jawab terhadap kendaraan yang telah dititipkan kepadanya, dan konsumen parkir yang dirugikan karena  kendaraannya hilang di lokasi parkir dapat menggugat pemilik atau pengelola tempat parkir secara perdata.

Untuk mencegah terjadinya kehilangan kendaraan yang sedang Anda parkir, Anda dapat membaca 6 Tips Menghindari Resiko Pencurian Kendaraan

Tinggalkan Balasan