10 Area Dilarang Parkir

10 Area Dilarang Parkir – Pemerintah telah memberikan kejelasan mengenai kriteria parkir. Tercantum dalam Undang-Undang (UU) No. 22 Tahun 2009 pasal satu nomor 15, “Parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya”. Masih dalam undang-undang yang sama, tercantum pada bagian kedua paragraph 7 pasal 120 bahwa “Parkir kendaraan di jalan dilakukan secara sejajar atau membentuk sudut menurut arah lalu lintas.”

area dilarang parkir
credit : http://detaksatu.com/2018/06/08/dishub-pasang-rambu-dilarang-parkir-di-sekitar-living-word/

Berikut 10 area terlarang untuk parkir mobil yang wajib Anda ketahui, yaitu :

  1. Di atas pinggiran rumput atau bahu jalan.
  2. Tikungan, bahu bukit atau sebuah jembatan.
  3. Di jalan layang, terowongan, atau di sisi jalan yang menuju jalan layang atau terowongan.
  4. Di tempat pejalan kaki atau trek sepeda.
  5. Sepanjang jalan yang licin.
  6. Dekat lampu lalu lintas atau penyebrangan pejalan kaki.
  7. Menghadap bagian depan mobil ke arah lalu lintas yang berlawanan.
  8. Di jalan utama atau di jalan dengan lalu lintas yang melaju cepat.
  9. Dalam 6 meter (20 kaki) dari suatu persimpangan, atau dalam 9 meter (30 kaki) dari suatu pemberhentian bus, kecuali jika keadaan rusak. Lalu jangan berhenti atau parkir 3 meter (10 kaki) di sisi lain hidran pemadam api atau yang dapat mengganggu akses kendaraan pemadam ke hidran.
  10. Berhadapan atau dekat dengan kendaraan berhenti lainnya di seberang jalan sehingga mempersempit ruang jalan.

Peraturan Lainnya…

Pada bagian kedua di UU No.22 Tahun 2009 pasal 121, tertulis mengenai parkir yang diperbolehkan dalam kondisi darurat. Pada pasal ini disebutkan bahwa seluruh kendaraan bermotor yang harus parkir akibat kondisi darurat, maka pengemudi wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain.

Jika nekat memarkirkan kendaraannya di daerah-daerah terlarang tersebut, siap-siap ditilang dan dikenakan sanksi, seperti yang tertulis dalam pasal 287 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, akan dikenakan denda Rp 250.000 atau pidana kurungan paling lama satu bulan.

Sudah Jelas bukan aturannya? Mari bersama-sama mengikuti aturan yang berlaku, bukan karena takut denda namun karena kesadaran akan keselamatan bersama, ya…

Tinggalkan Balasan